Jika anda seorang peternak sapi, pasti anda ingin memiliki sapi-sapi yang gemuk dan menghasilkan produk berkualitas. Namun, untuk menjadikan sapi-sapi yang sehat, gemuk, dan berkualitas tidaklah mudah apalagi jika kondisi cuaca yang kering sehingga rumput hijau sulit dicari.

Dengan alasan tersebut, maka sebagai peternak sapi haruslah pintar-pintar dalam menangani keadaan itu. Untungnya kita hidup di zaman modern sehingga para peternak sapi tidak perlu khawatir lagi akan sapi-sapinya yang sekarang dapat diberikan pakan fermentasi.

6c3b886b8e639ba8a00c9e18532a75dc

Pakan Ternak Fermentasi

Pakan ternak fermentasi adalah salah satu pakan hewan ternak yang pembuatannya dari bahan-bahan organik yang difermentasikan.

Mengapa harus difermentasikan? Karena dalam pencernaan sapi pasti terjadi proses fermentasi alamiah. Dengan adanya pakan fermentasi ini, maka proses penyerapan dalam usus sapi ini akan lebih cepat dan efisien.

Keunggulan Pakan Ternak Fermentasi

Dengan adanya pakan ternak fermentasi ini, daging sapi anda akan rendah kolestrol, kotoran tidak menimbulkan bau, dan kotoran yang dihasilkan dapat dijadikan pupuk yang berkualitas.

Selain itu, pakan ternak fermentasi dapat disimpan sesuai kebutuhan dan meningkatkan nafsu makan sapi. Berikut ini adalah berbagai macam pakan ternak fermentasi yang dapat digunakan untuk alternative pakan sapi anda.

Macam-macam Pakan Ternak Fermentasi

  1. Jerami atau Tangkai Padi

Jerami merupakan limbah pertainan yang dapat dijadikan alternatif pakan sapi fermentasi anda karena bermanfaat agar kotoran yang dihasilkan oleh sapi dapat digunakan sebagai pupuk tanaman. Dengan tambahan teknologi fermentasi, jerami padi akan meningkatkan mutu gizi sehingga sapi-sapi anda akan berkualitas.

  1. Tongkol Jagung

Alternatif pakan ternak fermentasi lain untuk sapi anda adalah tongkol jagung karena memiliki kadar protein yang tinggi, yaitu sekitar 2,94%, lignin 5,2 %, dan selulosa 30%.

Dengan adanya fermentasi tersebut, tongkol jagung yang semula memproduksi senyawa beracun dan nutrisi yang masih renda akan teratasi.

  1. Kulit Kopi

Kulit kopi memiliki kandungan nutrisi protein sebesar 8,49% yang sebanding dengan kandung protein pada rumput. Sebelum difrementasikan, kulit kopi memang mengandung serat kasar yang tinggi sehingga akan menyulitkan ternak dalam pencernaan. Setelah difermentasikan, kandungan protein dan energinya akan meningkat kemudaian kandungan serat kasarnya akan menurun sehingga sangat baik dijadikan pakan ternak.

  1. Kulit kakao

Kulit kakao sangat cocok untuk dijadikan pakan ternak karena memiliki kandungan protein sebesar 10%, hara mineral K dan N, serat, lemak, dan sejumlah asam organik.

Dalam penelitian, kulit kakao sebagai pakan ternak fermentasi dapat digunakan sebagai subtitusi suplemen 15% dan dapat meningkatkan berat badan sapi sebesar 0,9 kg per hari.

  1. Kedebog pisang

Dalam penelitian, gedebog pisang memilik nutrisi yang sangat banyak untuk pakan ternak. Komposisi nutrisi dalam kedebog pisang antara lain adalah bahan kering 87,7 %, abu 25,12 %, Lemak kasar 14,3%, serat kasar 29,40%, asam amino, gula, pati, karbohidrat, Vitamin B, asalm nukleat, glikosida, dan amine nitrat.

Baca cara membuat pakan ternak fermentasi sapi dari kedebog pisang

  1. Kol

Hasil analisa menunjukkan bahwa tepung daun kembang kol memiliki kadar protein sebanyak 25, 18 g/100g dan kandungan energy metabolis sebanyak 3523 kcal/kg yang artinya sangat bagus untuk pakan ternak.

  1. Kulit Kacang Tanah

Biasanya kulit kacang hanya dibuang begitu saja tanpa tahu jika dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak sapi. Kulit kacang juga memiliki nutrisi yang komplit berupa protein sebanyak 5,77% dan total digestible nutrient sebanyak 31,70%.

Itulah macam-macam pakan ternak fermentasi yang dapat dijadikan alternatif untuk pakan sapi anda agar menghasilkan produk daging yang berkualitas. Dengan fermentasi, anda tidak perlu repot-repot lagi ‘ngarit’.

Advertisements